Rabu, 17 April 2013

5 Kebiasaan Yang Membuat Kulit Cepat Keriput



Menjaga kulit agar terlihat sehat dan muda bukan hanya mengenai perawatan kulit atau rutinitas. Anda perlu mengubah beberapa kebiasaan buruk untuk meminimalkan kerusakan dan melengkapi perawatan kulit yang telah anda lakukan. Apa saja kebiasaan ini?
1. Tidur menyamping
Mengapa? Karena hal tersebut dapat menyebabkan timbulnya keriput dini. Sounds scary but true! Mary Lupo, profesor dermatologi klinis dari Tulane University School of Medicine mengatakan pada Majalah Allure bahwa wanita yang biasa tidur dengan posisi menyamping cenderung memiliki kerutan di sepanjang sisi hidung, kantung mata yang gelap disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk, dan benjolan merah di sekitaran kulit wajah yang disebabkan oleh deterjen dan pelembut kain yang dipergunakan untuk mencuci sarung bantal.
Mungkin adalah hal sulit untuk mengubah kebiasaan tidur menyamping, tapi sekali-sekali biasakanlah tidur telentang. 
2. Memakai sarung bantal berbahan katun
Masih berhubungan dengan rutinitas tidur, apakah Anda tahu bahwa sarung bantal yang Anda gunakan juga dapat menyebabkan kerutan di wajah? Pilih sarung bantal yang berbahan sutra agar tidak berkerut di wajah apabila Anda sedang tidur. Biasanya, bahan katun mudah kusut, dan pola tersebut akan tercetak di wajah Anda semalaman selama anda tidur. Bayangkan kalau hal tersebut terjadi bertahun-tahun! Garis-garis di wajah Anda akan terlihat semakin dalam!
3. Minum langsung dari botolnya
Jika Anda selalu melakukan hal tersebut, ini adalah saat yang tepat untuk berhenti! Ketika Anda minum langsung dari botol, tidak hanya otot di mulut Anda berkontraksi lebih berat, Anda juga membuat mereka bekerja lebih keras untuk mempertahankan bibir botol untuk tidak lepas dari mulut Anda pada saat minum. Apalagi botol minum yang menuntut anda untuk menyedot airnya keluar dari botol, pekerjaan ini menguras energi otot mulut lebih banyak lagi. Kegiatan tersebut dapat menyebabkan kerutan di sekitar mulut muncul atau bahkan mempertegasnya. Solusinya? Gunakanlah sedotan apabila minum langsung dari botol atau tuangkan minuman ke dalam gelas.
4. Tak mencuci tangan setelah mencuci piring
Siapa pun yang biasa mencuci piring di rumah pasti tahu bahwa kegiatan tersebut dapat menyebabkan kulit tangan kering dan retak-retak setelah beberapa saat. Kebanyakan sabun cuci piring mengandung lemon yang dikenal sebagai pembersih yang baik dan memiliki tingkat keasaman yang tinggi. Walaupun lemon juga digunakan sebagai bahan di dalam produk perawatan wajah, formulasi dan takaran yang digunakan untuk sabun cuci piring berbeda. Ditambah lagi, bahan tersebut juga sudah ditambahkan dengan bahan-bahan lainnya yang dapat menyebabkan kulit jadi kering. Oleh karena itu, setelah mencuci piring, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun cuci tangan dan menggunakan krim tangan atau lotion sesudahnya.
5. Tak memakai kacamata hitam
Anda sudah tahu kan, bagaimana jahatnya sinar matahari terhadap kulit kita? Bukan hanya buruk untuk kulit, sinarnya yang menyilaukan juga membuat kita menyipitkan mata saat sedang berada di bawah terik matahari. 
Terlalu sering menyipitkan mata akan menyebabkan timbulnya garis-garis halus di sekitar mata. Oleh karena itu, saat sedang berada di luar rumah, baiknya pergunakanlah kacamata hitam untuk menutupi mata dari terik matahari sehingga Anda tidak harus menyipitkan mata terus. 
Nah, mudah-mudahan kiat ini berguna. Apakah Anda memiliki kebiasaan yang bisa membantu menjaga keremajaan kulit?
                                                                                                                               (yy/dd)

Kenapa Muka Saya Tampak Tua?



     Mungkin sekarang banyak yang bertanya mengapa wajah kita ko kelihatan lebih tua ya? Padahal umus kita masih muda.. Nah lho..!! Mengapa ya hal itu terjadi? Apa yang salah? Apa saja yang menyebabkan wajah tampak lebih tua? Ternyata eh ternyata jawabannya simpel banget, yaitu kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman manis.
      Ternyata, peningkatan kadar gula dalam darah dapat membuat Anda tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Wah kabar buruk nich bagi yang suka mengonsumsi gula.
Penelitian terbaru telah menjelaskan bahwa setiap kenaikan gula darah sebanyak 1 milimol per liter, sudah cukup membuat Anda lima bulan lebih tua. Semakin tinggi tingkat gula darah, tentu saja membuat wajah tampak lebih tua.
    "Tak ada nutrisi dalam gula. Jika Anda terbiasa makan makanan manis, maka gula akan 'merampok' vitamin penting bagi kesehatan kulit," ungkap David Gunn, ilmuwan senior di Unilever, dikutip dari Dailymail (17/4).
     Jadi, tak ada gunanya menghabiskan banyak uang untuk krim kulit mahal jika Anda masih makan atau minum serba manis.
    "Setelah masuk ke tubuh, gula menempel pada protein dan memproduksi molekul berbahaya yang disebut 'advanced glycation end products'. Inilah yang menyebabkan efektivitas elastin dan kolagen (protein dalam kulit yang mempertahankan penampilan awet muda) berkurang," tambah Dr Ross Perry, dokter kosmetik di Cosmedics klinik di London.
                                                                                                                    (gb/yh/dd)

Kartini Zaman Dulu & Sekarang

    Kita tentunya ingat dengan tanggal 21 April. Ya, tanggal dimana kita semua bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini. Seorang pahlawan bangsa yang berjuang untuk kaum perempuan, simbol persamaan gender, pelopor emansipasi perempuan Indonesia.
     Seorang Kartini yang berjuang bukan dengan berperang, bukan dengan mengangkat senjata, namun hanya dengan menyumbang-kan fikiran agar perempuan-perempuan di Indonesia dihargai derajatnya. Juga agar perempuan bisa mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya serta mendapatkan hak yang sama dengan kaum pria.
     Bukan hanya seorang Kartini, perempuan tangguh di negeri ini. Akan tetapi masih banyak pahlawan-pahlawan lain yang sama seperti Kartini yang melakukan perjuangan dengan cara yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama. Tangguh, pantang menyerah, rela berkorban, memiliki semangat juang tinggi yang semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara.
     Lalu bagaimana dengan Kartini sekarang? Sekarang kita tidak perlu berjuang ikut perang untuk melawan penjajah, tidak perlu memegang senjata untuk melindungi diri. Namun hanya perlu untuk meneruskan perjuangan Kartini dulu. Sebagai seorang siswa tentunya dengan belajar sungguh-sungguh agar kelak dapat membela dan mengagungkan nama bangsa dimata dunia.
     Tak hanya siswa, Kartini sekarang yaitu sudah menjelama ada yang sebagai seorang atlet, wanita karier, pilot, polwan, dan masih banyak lagi. Semua pekerjaan-pekerjaan tersebut sekarang sudah tidak tabu lagi dikerjakan oleh seorang perempuan. Tentunya dengan tanggungjawab sama, dengan tugas sama, namun tetap kembali lagi kodrat perempuan.
Bahkan seorang perempuan yang hanya sekedar ibu rumah tangga pun adalah pahlawan. Kartini sekarang, yang meskipun hanya bekerja di rumah. Akan tetapi pada dasarnya pekerjaan seorang ibu rumah tangga itu jauh lebih berat dibanding apapun. Karena harus mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga yang tidak bisa dilakukan oleh pria, disamping itu juga harus mendidik dan mengajarkan anak-anaknya. Membagi perhatiannya untuk suami, anak, dan pekerjaan.
   Ibu rumah tangga yang sukses adalah seorang ibu yang bisa mengantarkan anaknya menjadi manusia yang sukses, berguna bagi semuanya sampai pada anak tersebut memiliki kehidupan baru bersama pasanangannya. Itulah kesuksesan seorang ibu rumah tangga. Yang tak jauh berat dengan perjuangan-perjuangan Kartini lainnya.
     Semoga terus lahir dan berkembang Kartini yang lain yang dapat membela kepentingan bersama, yang pantang menyerah demi kemajuan bangsa dan negara.*
                                                                                                                       (ndez)
Ket: Dimuat di Media Pendidikan Ganesha Edisi 009 April IV 2012

Senin, 15 April 2013

Mendengarkan Musik Ketika Tidur? Kenapa Tidak?

Anda suka mendengarkan musik? Ada kabar gembira untuk Anda. Mendengarkan musik ternyata tidak hanya baik untuk merelaksasi diri setelah seharian beraktivitas, tetapi juga baik untuk meningkatkan memori otak Anda.

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Tubingen, Jerman, menyebutkan bahwa musik dapat memberikan stimulasi auditori pada intensitas rendah yang pada akhirnya dapat meningkatkan memori otak.
Sebanyak 11 orang partisipan terlibat dalam penelitian ini. Para partisipan di tes pada malam yang berbeda, kemudian penelitian dilakukan di saat partisipan diberikan rangsangan suara buatan.
Pada saat rangsangan suara tersebut diberikan dan para partisipan terstimulasi dengan baik, maka getaran otak partisipan mulai menyesuaikan dengan ritme suara yang diberikan. Hasilnya, para partisipan menjadi lebih baik dalam mengingat kata-kata yang dipelajari sebelumnya.
Dr Jan Born salah satu peneliti dari University of Tubingen, Jerman, mengatakan, “ ini adalah keindahan dan kesederhanaan mengaplikasikan stimulasi auditori dengan intensitas rendah dibandingkan stimulasi elektrik. Sekaligus menjadi gambaran bahwa kesederhanaan alat yang digunakan pada lingkungan klinis dapat digunakan untuk meningkatkan ritme tidur.”
Penelitian yang telah dipublikasikan secara online dalam Jurnal Neuron di Cell Press ini membuktikan bahwa mendengarkan musik yang lembut dan mengayun dapat meningkatkan memori pada otak bahkan ketika orang tersebut sedang tidur. 
                                                                                                                              (yh/dd)

Rabu, 10 April 2013

Tidur Siang Cukup 5 Menit Saja



SIANG-siang, apalagi saat cuaca terik dan angin berhembus sepoi-sepoi, agaknya sebagian besar orang pastinya tengah mengantuk dan ingin sekali tidur siang. Tetapi karena sedang di tempat kerja atau di sekolah, banyak yang mengurungkan niat tersebut, dengan alasan takut kebablasan.
Tapi, tahukah Anda bahwa tidur siang itu cukup 5 menit saja? Mengantuk di siang hari, menurut Hiromi Shinya, seorang ahli kesehatan, adalah hal yang wajar. Penyebabnya adalah enzim kita banyak digunakan saat bangun dan beraktivitas. Jika tubuh sudah memberi sinyal demikian, dengarkanlah. Jangan abaikan karena alasan apa pun. Jangan juga khawatir pekerjaan tertunda. Sebab, untuk memulihkan tenaga, kita cuma perlu waktu 5 menit.


Untuk kita terapkan, carilah tempat di mana kita tidak akan diganggu. Setelah itu, tarik napas dalam-dalam dan lemaskan seluruh otot tubuh. Kalau memang mengantuk, tidur saja. Shinya menyebut tidur siang sejenak ini sebagai power nap. Sebab, hanya dalam waktu 5 menit atau paling banyak 30 menit, kita pasti akan terbangun dengan kekuatan penuh. Istirahat singkat, menurut penulis buku Miracle of Enzyme itu, mengizinkan tubuh melakukan homestatis atau pemulihan diri. Walhasil, kinerja kita di sesi selanjutnya akan berlangsung dengan efektif.
Tidur siang singkat padat ini bisa dilakukan setelah habis makan siang di sela-sela kesibukan sehari-hari. Pemilihan tempat untuk tidurnya bisa di meja kantor, mobil, angkot, meja belajar, kursi kelas ataupun tempat istirahat. Yang pasti tidak dianjurkan di kasur yang empuk, salah-salah malah bablas sampai sore, hehe...
                                                                                                       (wahw33d/yd)